Tuesday, July 1, 2014

Definisi Konsep Horenso Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Konsep Horenso Menurut Ahli

Definisi Pengertian Konsep Horenso

Menurut Victoria Miroshnik (2009, hal.140) mengenai budaya kerja horenso adalah sebagai berikut:
Hou-Ren-Sou, is the basic feature of the Japanese organizations. Hou-Ren-Sou, is a combination of three different words in Japanese: Houkoku i.e., to report, Renraku i.e., to inform and Soudan i.e., to consult or pre-consult.

Hou-Ren-Sou, adalah fitur dasar dari organisasi Jepang. Hou-Ren-Sou, adalah sebuah kombinasi dari tiga kata yang berbeda di Jepang: Houkoku adalah melaporkan, Renraku adalah menginformasikan dan Soudan adalah konsultasi atau pra-konsultasi.

Berdasarkan dari unsur-unsur yang membentuk kata horenso tersebut, Yamaguchi (2008, hal.14) menjelaskan bahwa:
「報・連・相」は仕事を進めるための基本で、あらゆる職場で必要なコミュニケーションスキルです。それにもかからわず、多くのビジネスパーソンは、部下から上司への一方通行の手段だと誤解しています。そうではありません。「報・連・相」は部下、上司、同僚に求められる双方向コミュニケーションなのです。

Horenso adalah dasar untuk memajukan pekerjaan dan setiap tempat kerja membutuhkan kemampuan berkomunikasi. Meskipun begitu, banyak pekerja bisnis menyalahartikan bahwa semua berjalan dari manajemen bawah ke manajemen atas. Tidak seperti itu. Horenso adalah komunikasi dua arah yang dibutuhkan manajemen bawah, manajemen atas, maupun sesama rekan kerja.

Definisi Komunikasi Bisnis Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Komunikasi Bisnis Menurut Ahli

Definisi Pengertian Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal untuk mencapai tujuan tertentu (Purwanto, 2006, hal.4). 
Selain itu, Satomi (2007, hal.12) menjelaskan mengenai pentingnya komunikasi dalam bekerja sebagai berikut:

Monday, June 30, 2014

Definisi Saluran Komunikasi Formal Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Saluran Komunikasi Formal Menurut Ahli

Definisi Pengertian Saluran Komunikasi Formal

Purwanto (2006, hal.40) menjelaskan bahwa di dalam struktur organisasi garis, fungsional, maupun matriks, akan tampak berbagai macam posisi atau kedudukan masing-masing sesuai dengan batas tanggung jawab dan wewenangnya. Dalam kaitannya dengan proses penyampaian informasi dari manager kepada bawahan ataupun dari karyawan ke manager, pola transformasi informasinya dapat berbentuk komunikasi dari atas ke bawah (top down atau downward communications), komunikasi dari bawah ke atas (bottom-up atau upward communications), komunikasi horizontal (horizontal communication), dan komunikasi diagonal (diagonal communications).
  1. Komunikasi dari Atas ke Bawah (top downdownward communications). Transformasi informasi dari manager dalam semua level ke bawahan merupakan komunikasi dari atas ke bawah (top-down atau downward communications). Seorang yang menggunakan jalur komunikasi ke bawah memiliki tujuan untuk menyampaikan informasi, mengarahkan, mengoordinasi, memotivasi, memimpin, dan mengendalikan berbagai kegiatan yang ada di level bawah ```(Purwanto, 2006, hal.40).
  2. Komunikasi dari Bawah ke Atas (bottom-upupward communications). Dalam struktur organisasi, komunikasi dari bawah ke atas (bottom-up atau upward communications) berarti alur pesan yang disampaikan berasal dari bawah (karyawan) menuju ke atas (manager). Pesan yang ingin disampaikan mula-mula berasal dari para karyawan yang selanjutnya disampaikan ke jalur yang lebih tinggi, yaitu ke bagian pabrik, ke manager produksi, dan akhirnya ke manager umum (Purwanto, 2006, hal.41).

Definisi Konsep Kaizen Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Konsep Kaizen Menurut Ahli

Definisi Pengertian Konsep Kaizen

Dalam bahasa Jepang, kaizen berarti perbaikan berkesinambungan. Istilah ini mencakup pengertian perbaikan yang melibatkan semua orang (baik manajer maupun karyawan) dan melibatkan biaya dalam jumlah tak seberapa. Filsafat kaizen berpandangan bahwa cara hidup kita (apakah itu kehidupan kerja atau kehidupan sosial maupun kehidupan rumah tangga) hendaknya berfokus pada upaya perbaikan terus menerus (Imai, 1997, hal.1).

Selain itu, Imai (1997, hal.3) juga menjelaskan bahwa kaizen bersifat perbaikan kecil yang berlangsung oleh upaya berkesinambungan. Di sisi lain, kaizen menekankan upaya manusia, moral, komunikasi, pelatihan, kerjasama, pemberdayaan dan disiplin diri, yang merupakan pendekatan berdasarkan akal sehat, berbiaya rendah. Hal yang berkaitan mengenai kaizen juga disebutkan oleh Khan (2011, hal.181), bahwa kaizen meningkatkan pemanfaatan ruang, kualitas produk, penggunaan modal, komunikasi, kapasitas produksi dan retensi karyawan.

Definisi Manajemen Jepang Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Manajemen Jepang Menurut Ahli

Definisi Pengertian Manajemen Jepang

Menurut Chen (2004, hal.151), Nihonteki Keiei, atau gaya manajemen Jepang telah menjadi frase yang terkenal di dunia Barat. Itu merujuk pada apa yang dilihat orang sebagai perbedaan pokok antara teknik manajemen Jepang dan dengan yang dipraktekkan secara luas di Barat.

Wednesday, May 29, 2013

Definisi Indikator Kinerja Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Indikator Kinerja Menurut Ahli

Definisi Pengertian Indikator Kinerja

Prestasi atau kinerja adalah catatan tentang hasil yang diperoleh dari fungsi-fungsi pekerjaan tertentu atau kegiatan selama kurun waktu tertentu. Menurut Bernardin & Russel (2003) untuk mengukur kinerja karyawan dapat digunakan beberapa kriteria kinerja, antara lain adalah:

  1. Kualitas ( Quality ) merupakan tingkatan di mana proses atau hasil dari penyelesaian suatu kegiatan mendekati sempurna.
  2. Kuantitas ( Quantity ) merupakan produksi yang dihasilkan dapat ditunjukkan dalam satuan mata uang, jumlah unit, atau jumlah siklus kegiatanyang diselesaikan.
  3. Ketepatan waktu ( Timeliness ) merupakan di mana kegiatan tersebut dapat diselesaikan, atau suatu hasil produksi dapat dicapai, pada permulaan waktu yang ditetapkan bersamaan koordinasi dengan hasil produk yang lain dan memaksimalkan waktu yang tersedia untuk kegiatan-kegiatan lain.

Definisi Kesalahan Penilaian Kinerja Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Kesalahan Penilaian Kinerja Menurut Ahli

Definisi Pengertian Kesalahan Penilaian Kinerja

Berdasarkan Veithzal Rivai (2003: 345) sumber kesalahan dari penilaian kinerja dibagi ke dalam 4 (empat) macam kesalahan yaitu:

1. Kesalahan – kesalahan dalam penilaian kinerja bersumber dari:

  • Bentuk penilaian kinerja yang dipakai.
  • Penilai (Penyelia).

2. Dapat pula terjadi dalam bentuk penilaian kinerja ditemukan aspek-aspek sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan keberhasilan seorang karyawan. Misalnya: ciri inisiatif, ternyata pekerjaannya dalam pelaksanaannya tidak atau kurang sekali memerlukan inisiatif.

3. Hal lain yang dapat timbul dalam penilaian kinerja adalah jika aspek yang dinilai tidak jelas batasannya.

Tuesday, May 28, 2013

Definisi Tujuan Evaluasi Kinerja Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Tujuan Evaluasi Kinerja Menurut Ahli

Definisi Pengertian Tujuan Evaluasi Kinerja

Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja organisasi melalui peningkatan kinerja SDM organisasi, dalam penilaian kinerja tidak hanya semata-mata menilai hasil fisik tetapi pelaksanaan pekerjan secara keseluruhan yang menyangkut berbagai bidang seperti kemampuan, kerajinan, disiplin, hubungan kerja atau hal-hal khusus sesuai dengan bidang dan tugasnya semuanya layak untuk dinilai.

Gary Dessler (2004) mengatakan bahwa dalam penilaian kinerja karyawan, manajer melakukan penilaian yang terdiri dari:

Aktivitas Kerja
Mengumpulkan informasi tentang pekerjaan aktual karyawan, data ini juga menjelaskan aktivitas yang dilakukan karyawan.

Perilaku
Seorang spesialis juga dapat mengumpulkan informasi tentang perilaku seseorang seperti tanggapan dan komunikasi.

Definisi Penilaian Kinerja Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Penilaian Kinerja Menurut Ahli

Definisi Pengertian Penilaian Kinerja

Menurut pendapat Robert L. Mathis dan John H. Jackson (2006, p382) penilaian kinerja (performance appraisal ) adalah proses mengevaluasi seberapa baik karyawan melakukan pekerjaan mereka jika dibandingkan dengan seperangkat standar, dan kemudian mengkomunikasikan informasi tersebut pada karyawan.

Menurut Dessler dalam bukunya “Manajemen Sumber Daya Manusia” (2004, p2), mengatakan bahwa menilai kinerja adalah kegiatan memperbandingkan kinerja actual bawahan dengan standar-standar yang telah ditetapkan. Penilaian kinerja dapat didefinisikan sebagai prosedur yang meliputi :
  • Penetapan standart kerja.
  • Penilaian kinerja actual karyawan dalam hubungan dengan standar-standar yang telah ditetapkan.
  • Memberi umpan balik kepada karyawan dengan tujuan memotivasi orang tersebut untuk menghilangkan penurunan kinerja atau terus berkinerja lebih tinggi.

Monday, May 27, 2013

Definisi Kinerja Menurut Ahli Tika

Definisi Pengertian: Kinerja Menurut Ahli Tika

Definisi Pengertian Kinerja 

Pengertian Kinerja yaitu suatu hasil kerja yang dihasilkan oleh seorang   karyawan diartikan untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Menurut Tika (2006) Kinerja   sebagai hasil-hasil fungsi pekerjaan/kegiatan seseorang atau kelompok dalam suatu organisasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor untuk mencapai tujuan organisasi dalam periode waktu tertentu.

Menurut Rivai dan Basri (2005)   pengertian kinerja   adalah kesediaan seseorang atau kelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung jawab dengan hasil seperti yang diharapkan. Sedangkan menurut Menurut Bambang Guritno dan Waridin (2005)   kinerja   merupakan perbandingan hasil kerja yang dicapai oleh karyawan dengan standar yang telah ditentukan.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja
Menurut Gibson (2003, p39), ada tiga perangkat variabel yang mempengaruhi perilaku dan prestasi kerja atau kinerja, yaitu :
  • Variabel Individual, terdiri dari: kemampuan dan keterampilan, mental dan fisik, latar belakang (keluarga, tingkat sosial), penggajian dan demografis (umur, asal-usul, jenis kelamin).
  • Variabel Organisasional, terdiri dari: sumber daya, kepemimpinan, imbalan, struktur desain pekerjaan.
  • Variabel Psikologis, terdiri dari: persepsi, sikap, kepribadian, belajar, motivasi.

Definisi Indikator Inovasi Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Indikator Inovasi Menurut Ahli

Definisi Pengertian Indikator Inovasi

Menurut Stephen P. Robbins & Mary Coulter (2010) ada tiga rangkaian variabel yang merangsang inovasi: struktur, budaya, dan praktik sumber daya manusia organisasi itu sendiri.

Penelitian terhadap dampak variabel struktur pada inovasi:
  1. Ketersediaan sumber daya yang kaya memeberikan pondasi utama bagi inovasi
  2. Komunikasi yang sering antar unit-unit membantu menghancurkan penghambat-penghambat inovasi
  3. Organisasi yang inovatif berupaya meminimalisasi ketekanan waktu yang minimal/ekstrem terhadap kegiatan kreatif
  4. Kinerja kreatif seorang karyawan diperkaya ketika suatu struktur organisasi secara eksplisit mendukung kreatifitas

Sunday, May 26, 2013

Definisi Kreativitas Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Kreativitas Menurut Ahli

Definisi Pengertian Kreativitas

Menurut Imam Musbikin (2006:6) adalah kemampuan memulai ide, melihat hubungan yang baru, atau tak diduga sebelumnya, kemampuan memformulasikan konsep yang tak sekedar menghafal, menciptakan jawaban baru untik soal-soal yang ada, dan mendapatkan pertanyaan baru yang perlu dijawab. Sedangkan menurut (Munandar, 2004:25) sumber pada intinya merupakan kemampuan umum untuk menciptakan sesuatu yang baru, sebagai kemampuan untuk memberikan gagasan-gagasan baru yang dapat diterapkan dalam pemecahan masalah, atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan-hubungan baru antara unsur-unsur yang sudah ada sebelumnya.

Salah satu masalah yang kritis dalam meneliti, mengidentifikasi, dan mengembangkan kreativitas ialah bahwa begitu banyak definisi tentang kreativitas. Tetapi tidak ada satu definisi   pun yang dapat diterima secara universal. Skala sikap adalah alat penilaian hasil belajar yang berupa sejumlah pernyataan sikap tentang sesuatu yang jawabannya dinyatakan secara berskala, misalnya skala tiga, empat atau lima. Pengembangan skala sikap dapat mengikuti langkah sebagai berikut.

  1. Menentukan obyek sikap yang akan dikembangkan skalanya.
  2. Memilih dan membuat daftar dari konsep dan kata sifat yang relevan dengan obyek penilaian sikap.
  3. Memilih kata sifat yang tepat dan akan digunakan dalam skala.
  4. Menentukan skala dan penskoran.

Definisi Komunikasi Menurut Ahli Schramm

Definisi Pengertian: Komunikasi Menurut Ahli Schramm

Definisi Pengertian Komunikasi

Komunikasi adalah bahasa yang paling sering kita dengar sehari-hari. Dalam hidup kita sangat membutuhkan komunikasi dengan orang lain. Tidak hanya komunikasi sesama manusia, namun juga komunikasi terhdapa makhluk hidup lainnya dan komunikas terhdapa sang pencipta kita. Penulis akan sedikit menjabarkan apa itu pengertian komunikasi. Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi terhadap atu sama lain yang pada gilirannya akan tiba saling pengertian.

Defenisi menurut Schramm komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang berhasil menghasilkan kebersamaan, kesepahaman antar sumber, dengan penerimanya
Ada 2 bentuk komunikasi :

  • Komunikasi verbal (dengan kata-kata) Komunikasi verbal (lisan) boleh didefinisikan sebagai proses komunikasi yang melibatkan maklumbalas menggunakan percakapan untuk menyampaikan maklumat lengkap kepada penerima
  • Komunikasi non verbal (dengan gerakan tubuh) Komunikasi non-verbal adalah proses komunikasi dimana pesanan disampaikan tanpa menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi non- verbal ialah menggunakan gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan pandangan mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualiti suara, gaya emosi, dan gaya berbicara

Definisi Media Masa Menurut Ahli Ardianto

Definisi Pengertian: Media Masa Menurut Ahli Ardianto

Definisi Pengertian Media Masa

Media massa yaitu saluran sebagai alat atau sarana yang dipergunakan dalam proses komunkasi massa. Media massa secara pasti memengaruhi pemikiran dan tindakan khalayak. Budaya, sosial, politik dipengaruhi oleh media (Agee dalam Ardianto, 2007 : 58). Media massa dikatakan sebagai kebudayaan yang bercerita. Media membentuk opini publik untuk membawanya pada perubahan yang signifikan.

Media massa pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu media massa cetak dan media massa elektronik. Yang termasuk media massa cetak yaitu buku, surat kabar, dan majalah. Sedangkan yang termasuk media massa elektronik yaitu radio, televisi, film, dan media on-line (internet).
Di Indonesia, perkembangan media massa telah menunjukkan kecenderungan yang pesat, baik media cetak maupun media elektronik baik lokal maupun asing. Dengan demikian, kebutuhan kita akan hiburan, informasi dan pendidikan dapat terpenuhi dengan hadirnya media massa.

Saturday, May 25, 2013

Definisi Komunikasi Massa Menurut Ahli

Definisi Pengertian: Komunikasi Massa Menurut Ahli

Definisi Pengertian Komunikasi Massa 

Komunikasi massa merupakan sejenis kekuatan sosial yang dapat menggerakkan proses sosial ke arah suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Definisi komunikasi massa yang paling sederhana dikemukakan oleh Bittner dalam Rakhmat, (2009 : 188) adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang. Definisi komunikasi massa yang lebih rinci dikemukakan oleh ahli komunikasi lain, yaitu Gerbner.

Menurut Gerbner dalam Rakhmat, (2009 : 188) komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri. Sedangkan menurut Rakhmat (Rakhmat, 2009 : 189) komunikasi massa adalah jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonim melalui media cetak atau elektronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat.

Komunikasi massa memiliki beberapa karakteristik yang dikemukakan oleh para ahli seperti menurut Wright dalam Ardianto, (2007: 4) komunikasi dapat dibedakan dari corak-corak yang lama karena memiliki karakteristik utama yaitu:
  1. Diarahkan kepada khalayak yang relatif besar, heterogen dan anonim
  2. Pesan disampaikan secara terbuka
  3. Pesan diterima secara serentak pada waktu yang sama dan bersifat sekilas (khusus untuk media elektronik)
  4. Komunikator cenderung berada atau bergerak dalam organisasi yang kompleks yang melibatkan biaya besar.